Perjuanganku menjadi Mahasiswa Kedokteran
Nostalgia 2012 beberapan bulan yang lalu . Perkenalan sudah cukup ya ? Setelah melewati semester 5 akhirnya seperti biasa 10 besar pun di kelas kudapatkan . Oh iya almamater ku SMA Negeri 1 Kota Bekasi . Sekolah yang (insyaAllah masih) terbaik di kotanya . Setidaknya , kata guru guru sudah aman untuk mendapat tiket SNMPTN Undangan kalau misalnya 10 besar Yang namanya bukan rezeki , namaku tak kunjung dipanggil oleh guru BP . Seketika semuanya bertanya kepadaku , " kok relly gak dapet ? yang sabar ya ." dengan santai aku menjawab , " bukan rezekinya mungkin . " . Disitulah aku benar benar terpukul . Intinya disini penekanan bahwa tidak ada waktu buat main lagi . 2 tempat les yang katanya orang orang besar aku ikuti . ya walau sering bentrok , setidaknya bekal bekal ku cukup untuk mendapatkan ilmu guna menembus Fakultas Kedokteran . Oh iya sama seperti kalian yang addicted dengan yang namanya kedokteran , pokoknya kedokteran gak mau tau . Ya aku ngomong begitu karena sudah sejak kecil berkonsultasi dengan orang tuaku . Orang tuaku sangat mendukung ya disini penekanan . Bukan karena disuruh karena nantinya untuk meneruskan mata pencaharian atau bla bla . Disini kemauanku sendiri . Tapi diriku memang dari dulu ingin Perguruan Tinggi Negeri di pulau Jawa saja . Ya setidaknya taulah apa yang pertama kali aku bayangkan untuk dijadikan pilihan . FK UNCEN ? Gaklah itu mah ledekan kakakku . Ya FKUI . Teringat akan kedua guru ku yang selalu mendoakanku supaya di UI saja . Dekat dengan orang tua dan lulusannya terjamin kualitasnya serta ikatan alumni yang sangat kuat . Lain halnya dengan orang tuaku . Orang tuaku memang sangat ingin anaknya di FKUI saja tapi setelah melihat FK UGM yang katanya benar benar kampus biru , jadi ingin sekali menyekolahkan anaknya disana . Mami is the best hehe . Tapi disini penekanan ku realistis ya . Bermimpi boleh , asal dibarengin usaha keras . Mau ngomong apa pun , usaha keras ya tetap . biar orang menilai pantas tidak kita masuk Kedokteran ya dari usaha keras kita . Abis itu baru deh serahkan hasil kepada Allah . Okay , itu udah gak dapet undangan , Fokus UN . Selesai UN , diriku pergi melanglang buana dan mempelajari ilmu di kota kembang yaitu Bandung selama 41 hari menuju SNMPTN Tulis . Guru-guru sangat the best , alumni terkemuka , dan pendiri tempat les nya pun ikut mengajarkanku ilmu . Try Out pertama yang kudapat itu hanya 27 persen loh ! Sedangkan FK PTN rata2 mencapai 55 persen . (tergantung tahun) . Parah sekali menurutku , kecewa pasti . Tapi ya harus diperbaiki terus . Bertahap naik 40 persen sampai pada tahap aku sampai pada 60 persen . 60 Persen saja masih belum cukup karena amannya 65 persen . Saran pilihan mulai berdatangan yang pada akhirnya waktu itu disarankan FK UNPAD dan FK UNS (Jauh dari impianku kan ?) . Okay SNMPTN Tulis kubuka hasilnya dan ya tidak diterima . Disitu aku sudah bingung harus bilang apa ke orang tua . Jelas raut muka kecewa terpancar . Ya sudah , langsung aku menjadi UM FIGHTER . SIMAK UI kucoba , SMUP Unpad kucoba , Swadana UNS Kucoba . Hanya Unbraw dan Unsoed tidak kucoba mengingat letak mereka yang jauh dan aku tidak ada saudara sama sekali . Tidak diterima , tidak diterima , tidak diterima . (Ya iyalah itu kalo orang lain dari kemarin udah pindah jurusan. Lah Relly hajar FK Terus) . Saran dari keluarga gak pernah ada yang minta pindah jurusan . Tetap pada kedokteran hanya swasta . Aku bilang , " Tidak mau . Yang ada nanti aku tidak niat di swasta . " Kalo dipikir , kalo aku nganggur sayang banget waktunya terbuang . Itu benar benar aku sampai ada pikiran , daripada swasta kenapa tidak coba luar negeri ? Swasta waktu itu udah mau daftar UNJANI (sekarang malah temanku huda yang disana) . Okay, waktu itu kan aku kena karma ya gak mau kuliah di semarang . Akhirnya kucoba lah pintu sebelum ptn terakhir (Unsoed) . Bayangin loh ya ! Aku berangkat sendirian ke semarang tanpa ada keluarga yang nemenin , tes sendiri di gedung teknik sipil (sekarang gedungnya kak Rizki Parulian) . Nunggu hasil itu sama kakakku doang . Alhasil aku ngeliat hasil di masjid UNDIP dan Alhamdulillah diterima (ntar aku shar foto diterima nya) . Wah padahal sebelum ujian itu aku berantem dulu sama mami karena ya cekcok masalah aku gak mau coba swasta . Masalah Undip juga dipermasalahkan tidak adanya anggota keluarga yang dekat banget . Saudara jauh yang ada . Yo wiss lah , tanpa pikir panjang kuselesaikan administrasinya . FK UNDIP lah yang menerima ku apa adanya :') . Makanya aku jadi berusaha untuk mencintai almamater . Walau awalnya mau kemana , karma juga :') . Oh iya perlu dicatat kalo tidak salah , aku masih ingat aku mengisi sekitar 99 soal dari 100 soal . Itu udah mau mendekati akhir selesai . 1 soal ini aku bingung banget jawab apa tidak karena bener bener blank , karena pilihan yang sulit dan takut minus tapi takut juga nilainya lebih rendah dari peserta lain , Ya sudah aku isi . Genap 100 aku isi dan Ya Alhamdulillah keterima . Aku juga berjuang di FK UNDIP sama hizkia christian sama fiqih . ya kita gak main main , bertiga belajar sampe kita bertiga cumlaude semua . 3 bangku untuk 1 kursi undangan buat adek kelas kita . Andaikata kami belum bisa persembahkan 1 kursi undangan buat kalian , ya kami mohon maaf karena FK UNDIP Punya penilaian tersendiri untuk undangan . Akhirnya selesai ku bercerita . Jangan Negative Thinking masalah alumni , Alumni juga berjuang untuk almamaternya . Karena ya kalo udah di kampus sering ditanya : anak sma mana ? mereka akan tersanjung dengan almamater kita . Jangan lupa silahturahmi sama almamater mu . Walau pernah ngerasain pahit , setidaknya gak lupa sama orang yang pernah didekat kita . Gak lupa bilang makasih , gak lupa saling memaafkan . Sangat tidak lucu kalo misalnya kita lupa sama yang pernah ada didekat kita . Jangan jadi kacang lupa kulitnya . Teri
Jumat, Januari 18, 2013
Relly Kurniawan




