Selasa, 25 April 2017

Mungkin aku lupa akan bersyukur.

Aku memiliki kehidupan yang sangat luar biasa. Aku memiliki seorang perempuan cantik, sholehah dan baik hati. Dirinya hanya ingin hanya kita yang tau tentang hubungan kita.

Seringkali aku membuatnya kecewa gara-gara aku. Perempuan itu tak banyak bicara. Dia selalu menampakkan riang canda tawa dan gembira walaupun hatinya menahan tangis dan sedih. 

Alangkah sedihnya hatiku melihat kami selalu berselisih paham akan sesuatu yang bahkan kami anggap sepele. Sering kali salah paham membuat kami selalu kocar kacir dalam hubungan. Kami sadar bahwa kami harus lebih dewasa dalam hubungan. Dari saya, bersyukur dan bahagia itulah kunci dari hubungan.

Bersyukur bahwasannya kita masih diberikan waktu luang untuk berbagi canda tawa dan pengalaman hidup. Pasangan itu akan ada dalam hidup kita hingga lebih dari 3/4 abad dalam hidup kita. Bahagia adalah dengan mengesampingkan semua egois, kesal, gundah, lelah, hanya untuk bahagia bersama. Alangkah idealnya bagi kita apabila kita sedang dalam amarah, segera diselesaikan dengan kepala dingin dan jangan ditunda. 

Terhitung sudah 1 tahun 2 bulan aku mengenalnya, teringat semua akan liburan, canda tawa, tangis, aku jatuh cinta dengan perempuan tersebut. Perempuan yang mengajarkanku akan kemandirian dan rasa bersyukur. Mungkin 3 bulan lamanya aku akan melaju antar kota untuk menyambanginya. Aku harap hubungan kita selalu dalam keadaan selalu baik.

Maafin aku yang banyak kurangnya. 
Setiap pagi aku ingin berbincang denganmu dengan penuh hangat, canda tawa dan penuh dengan rasa cinta.

Dari diriku yang selalu ingin belajar membahagiakanmu darl 💙

Your little nobody

Kamis, 23 Juni 2016

Perjalanan baru bagi saya.

Tulisan ini dibuat setelah saya laporan hasil Karya Tulis Ilmiah. One step closer -> Gelar S.Ked Unofficial setelah laporan hasil Karya Tulis Ilmiah.

Silahkan simpulkan sendiri dan terapkan dalam berbagai macam hal yang diinginkan.

Intinya banyak sekali pelajaran yang telah diambil selama 3 bulan ini.
Beradaptasi terhadap suatu hal merupakan hal yang agak sulit. Saya merasa bahwa apa yang sering saya inginkan yang mungkin di masa lalu selalu keturutan, tetapi sekarang ini berjalan berbeda dengan apa yang diinginkan.

Ketika ingin berdiskusi, selalu ada di benak kalian " apakah orang tersebut mengerti, paham dan akan melakukan sesuai dengan yang kita pinta?"

Hal itulah yang menyebabkan saya terkadang berpikir bahwa saya ini alexitimia. Alexitimia merupakan suatu kondisi kesulitan dalam menyampaikan perasaan yang sedang dialami. Sebagai contoh : saya ingin sekali akan suatu hal. Saya orang yang cenderung menuruti dan mengalah. Ketik orang lain meminta sesuatu pada saya, dengan ringan tangan saya mudah untuk mewujudkannya. Tetapi, tidak semua orang bisa mewujudkan atau mengerti apa yang saya inginkan.

Dalam kasus seperti itu, sebenarnya solusinya sangat mudah :
1. Orang lain tersebut harus mengerti kelebihan kekurangan dan karakteristik kita
2. Selalu mencoba untuk berdiskusi dan bicara (Tetapi kalo di point ini, orang lain sulit untuk mendengarkan apa yang kita inginkan sulit ya)
3. Always Listening, Always Understanding, Sabar adalah hal terpenting.
4. Istimewakan orang tersebut (Dari perkataan halus pujian dsb, perbuatan yang santun dan selalu berperilaku layaknya seseorang yang sangat memanjakan orang tersebut)
5. Selalu "Berusaha" untuk mewujudkan apa yang diinginkan orang tersebut.

Kelimanya teraebut sudah pernah saya alami. Kelimanya tersebut memang nyata sekali terjadi.

Dari tulisan ini, saya cuman ingin pembaca supaya lebih peka terhadap seluruh aspek kehidupan yang dihadapi. Semua hal diatas sangat berguna bagi anda yang berprofesi yang melibatkan kontak bicara dengan orang lain atau di pelayanan jasa bahkan dalam hubungan sekalipun.

Senang rasanya bisa menulis kembali. Semoga bermanfaat.

Sabtu, 05 Desember 2015

Kehidupan itu diibaratkan sebagai sebuah lagu medley. Lagu medley biasanya menggabungkan beberapa lagu menjadi satu padu. Ya kehidupan tuh seperti itu. Ketika kita menghadapi suatu masalah 1, muncul masalah-masalah lain yang mengikuti masalah ini. 

Lalu, kenapa kita pasti memiliki masalah? Kenapa kita tidak hidup saja tanpa masalah? Ingat, karena permasalahan itulah kita bisa menjadi dewasa dalam pola pikir dan pola tindakan. Kita jadi mengetahui bagaimana cara-cara menghadapi masalah tersebut.

Apalagi dalam masalah yang dialami dengan pasangan kita. Memang sih seorang itu memiliki watak dan cara masing-masing menghadapi masalah. Namun, saya tetap percaya seseorang itu tidak berubah TETAPI seseorang itu BELAJAR. Belajar bagaimana menghadapi masalah tersebut.


Masih mengawang? Ini ada beberapa contoh-contoh yang dapat dijadikan sebagai acuan "oh seharusnya begini saya dalam bersikap". Karena saya melihat sekitaran lingkungan teman saya, ada yang kurang dewasa dalam menghadapi sebuah masalah dengan pasangan masing-masing.

1. Ketika kita ada masalah dengan pasangan, biasanya si cowok kalo marah, bagaimana cara si cewek bersikap? Sebisa mungkin tidak membalas terlebih dahulu. Biarkan si cowok ini sampai kelar berbicara. Tetapi, setelah itu, tetaplah bersikap lembut dan baik serta TETAP Balas omongan si cowok ini. Karena sesungguhnya baik cowok maupun cewek kalo semisal berbicara tapi tidak dibalas, rasanya masalah itu akan merasa "gantung". Jadi, speak is better than silent (dalam hal ini)

2. Jadilah wanita yang penuh rasa sayang, rasa cinta dan penuh rasa mengayomi serta rasa pengertian yang lebih terhadap pasangan.

Pernahkah kalian melihat ibu terhadap anaknya? wanita yang penuh rasa sayangnya tanpa batas, rasa cinta dan mengayomi kepada seorang pria itu sangat AMPUH meluluhkan semua masalah. Dengan begitu, tercipta kenyamanan satu sama lain. Apalagi pengertian yang lebih baik si pria maupun si wanita wajib mengerti satu sama lain.

3. Ingat manusia itu diciptakan berbeda-beda bukan berarti mereka tidak bisa beradaptasi.
Tidak mungkin banget kita dapat menemukan semua yang kita impikan pada pasangan kita. Pasti saja ada yang tidak kita sukai. Terus gimana dong? dia bukan jodoh kita dong? SELAMA Hal itu masih bisa ditolerir dan didiskusikan, why not? Toh, ingat point pertama speak is better than silent. (dalam hal ini). Bettter utarakan apa pendapat kalian apa pun itu. Itu membuat kalian satu sama lain terbuka dan mengetahui cara pola pikir pasangan masing2. Bukankah kalian bisa "getting know each other" lebih enak dengan cara seperti itu toh?

4. Jadilah cowok yang gentle.
Cowok yang gentle itu banyak persepsinya. Tapi, kira-kira rangkumannya bahwa seorang cewek itu pengen banget 
1. Cowoknya lebih mempersilahkan ceweknya terlebih dahulu, 
2. Bertanggung jawab apabila mengajak pergi ceweknya (meminta izin kepada kedua orang tuanya terlebih dahulu) (bila perlu menjelaskan kepada orang tua cewek sebenarnya anaknya mau dibawa kemana).  Tentunya supaya orang tua tidak khawatir. Ini penting banget dan supaya mendapat restu juga serta didoakan.
3. Membantu sang cewek sebisa mungkin dengan memperhatikan situasi dan kondisi. Sebisa mungkin coba untuk meluangkan waktu apabila sang cewek benar-benar butuh perhatian.
4. Sepele tapi berarti, kalo kamu nganter cewekmu pulang, pastiin benar-benar si cewek ini sampai masuk ke dalam rumah. Ditunggu saja sampe masuk, syukur-syukur kamu bertemu sama orang tuanya. Dihadapi dan senyum salam sapa ramah santun, segalak apa pun, harus dihadapi :).

5. So sweet and hug.
Pelukan itu menurut dosen jiwa saya merupakan obat alami terbaik untuk melepaskan hormon endorphin (hormon kesenangan yang ada di otak) ketika bersama dengan pasangan kita. It's good for your healthy. Jadilah pasangan yang so sweet. Salah satunya mungkin dengan spend a whole day dengan pasangan kamu.

Masih banyak lagi, intinya sempatkanlah untuk 5 hal itu.

#kuliahJiwa
#ilovemedicine